E-Court
Video Informasi Gugatan Sederhana
Direktori Putusan Pengadilan Negeri Semarang Salinan putusan Pengadilan Negeri Semarang dapat diakses secara online di situs Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Klik Disini
Sistem Informasi Pengawasan Sistem Informasi Pengawasan adalah media online untuk melaporkan pengaduan anda terkait pelanggaran kode etik aparatur pengadilan

UPACARA HARI PAHLAWAN

UPACARA HARI PAHLAWAN

Semarang – Senin, 12 November 2018, bertempat di halaman samping Pengadilan Negeri Semarang Kelas IA Khusus telah dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan khidmat dan lancar tanpa satu halangan apapun. Bertindak  sebagai Pembina Upacara, Ketua Pengadilan Negeri Semarang Kelas IA Khusus, Bapak Purwono Edi Santosa, SH., MH. Upacara dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB - Selesai. Upacara dihadiri oleh Bapak/Ibu Hakim, Pejabat Struktural, Fungsional, Calon Hakim, serta seluruh pegawai Pengadilan Negeri Semarang Kelas IA Khusus.

SUSUNAN PETUGAS
Pembina Upacara : PURWONO EDI SANTOSA, SH, MH
Pemimpin Upacara : WILMAR I.R., SH (Calon Hakim)
Pengibar Bendera :
  1. INDIRA INGGI, SH (Calon Hakim)
  2. ADITA YOGA, SH (Calon Hakim)
  3. YUDHISTIRA GILANG, SH(Calon Hakim)
Pembaca UUD 1945 : MUHAMMAD SIDDIQ, SH (Calon Hakim)
Pembaca Keputusan Kongres Pemuda Tahun 1928 : SULHARMAN, SH (Calon Hakim)
Pembaca Doa : RUSIDY SOBRY, SH (Calon Hakim)
Pembawa Acara : RIZKY HANUN FAUZIYYAH, SH
Ajudan : MUHAMMAD TAUFIQ., SH (Calon Hakim)

Bapak Purwono Edi Santoso (Ketua PN Semarang Kelas IA Khusus) selaku Pembina Upacara, dalam sambutannya menyampaikan bahwaPeringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema Hari Pahlawan Tahun 2018 adalah: “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insann tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga Negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan Negara.

11.jpeg

 

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Pada hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya namun tidak ada kata akhir/berhenti untuk berjuang. Setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai tuntutan lingkungan strategis. Oleh karenanya peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. Mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan. Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat Indonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.

Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru. Indonesia saat ini membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri.

12.jpeg

 

Terlebih lagi dibutuhkan sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pegetahuan dan keterampilandi bidangnya. Sadar bahwa negerinya memiliki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia. Bukan justru untuk memanfaatkan perbedaan demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan Indonesia.

Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan pertolongan sosial.

Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan Negara lain khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industry.

13.jpeg

 

Pada akhirnya melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, Ketua Pengadilan Negeri Semarang mengajak marilah kita berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Mari berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan Negara.

Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan Negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita (Penulis: Rizky Hanun Fauziyyah, SH/ Cakim)